RAPAT KOORDINASI WILAYAH TP2DD SE-JAWA TENGAH

“The most important thing in communication is hearing what isn’t said.” — Peter Drucker
Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah Kota Pekalongan selaku Tim P2DD Kota Pekalongan turut hadir dalam Rapat Koordinasi Wilayah Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Bank Indonesia Kantor Wilayah Jawa Tengah pada hari Rabu, 11 Februari 2026 di Semarang. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk koordinasi dan evaluasi capaian TP2DD di 35 Kabupaten/ Kota yang ada di Jawa Tengah. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Nita Rachmenia mengatakan bahwa penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di seluruh kabupaten/ kota di Jateng, telah terwujud. Namun, partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan kanal pembayaran digital, masih perlu ditingkatkan. “Secara infrastruktur, seluruh kanal digital sudah tersedia. Yang perlu terus didorong adalah partisipasi masyarakat, khususnya dalam pembayaran pajak maupun retribusi,” ujarnya.
Acara ini dihadiri oleh Tim P2DD Kabupaten/ Kota serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia se-Jawa Tengah, dengan Narasumber dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Jawa Tengah, Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah serta dari Kantor Pusat Bank Jateng. Tim P2DD Kota Pekalongan berkesempatan menyampaikan beberapa hal terkait implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah di Kota Pekalongan serta usulan Program Unggulan yang akan diikutkan dalam TP2DD Championship 2026 mendatang.
Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah Kota Pekalongan selaku Tim P2DD Kota Pekalongan turut hadir dalam Rapat Koordinasi Wilayah Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Bank Indonesia Kantor Wilayah Jawa Tengah pada hari Rabu, 11 Februari 2026 di Semarang. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk koordinasi dan evaluasi capaian TP2DD di 35 Kabupaten/ Kota yang ada di Jawa Tengah. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Nita Rachmenia mengatakan bahwa penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di seluruh kabupaten/ kota di Jateng, telah terwujud. Namun, partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan kanal pembayaran digital, masih perlu ditingkatkan. “Secara infrastruktur, seluruh kanal digital sudah tersedia. Yang perlu terus didorong adalah partisipasi masyarakat, khususnya dalam pembayaran pajak maupun retribusi,” ujarnya.
Acara ini dihadiri oleh Tim P2DD Kabupaten/ Kota serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia se-Jawa Tengah, dengan Narasumber dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Jawa Tengah, Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah serta dari Kantor Pusat Bank Jateng. Tim P2DD Kota Pekalongan berkesempatan menyampaikan beberapa hal terkait implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah di Kota Pekalongan serta usulan Program Unggulan yang akan diikutkan dalam TP2DD Championship 2026 mendatang.
PRINT +
DOWNLOAD PDF